Hubungan Dukungan Keluarga Dan Self Efficacy Terhadap Kepatuhan Minum Obat TBC Di Puskesmas Andalas Padang
DOI:
https://doi.org/10.33088/jkr.v7i1.638Keywords:
family support, self-efficcay, medication adherence, pulmonary tuberculosisAbstract
Tuberkulosis Paru (TB) merupakan penyakit menular yang dapat menimbulkan masalah kesehatan. Pengobatan TB memerlukan waktu yang lama sehingga pasien TB akan merasa bosan dan kurang percaya diri. Oleh karena itu, dukungan keluarga dan rasa percaya diri yang kuat sangat dibutuhkan pada pasien TB. Maka peneliti melakukan penelitian tentang dukungan keluarga dan efikasi diri terhadap kepatuhan minum obat pada pasien TB di Puskesmas Andalas Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB yang sedang aktif berobat di Puskesmas Andalas Padang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang sedang aktif berobat pada bulan Februari sampai dengan Maret 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS), kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner efikasi diri. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan efikasi diri terhadap kepatuhan minum obat pada pasien TB di Puskesmas Andalas Kota Padang dengan nilai dukungan keluarga (p= 0,000) dan efikasi diri (p= 0,008). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara dukungan keluarga dan efikasi diri terhadap kepatuhan minum obat pada pasien TB di Puskesmas Andalas Kota Padang dan berdasarkan hasil penelitian diharapkan pihak Puskesmas dapat memberikan edukasi mengenai dukungan keluarga, efikasi diri dan kepatuhan minum obat pada pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang.





